Selasa, 16 Apr 2024

Gebyar Milad Al Washliyah ke-92, KH Masyhuril Khamis: Mari Kita Membangun Jembatan Hati

waktu baca 4 menit
Kamis, 1 Des 2022 11:16 0 17 redaksi2

PERBAUNGAN – Ribuan warga Al Washliyah se- Sumatera Utara menghadiri gebyar HUT ke-92 Al Jam’iyatul Washliyah Sumatera Utara yang digelar di Halaman replika Istana Sultan Serdang di Kecamatan Perbaungan, Serdang Begadai, Sumatera Utara, Rabu (30/11/2022).

Acara dihadiri oleh Ketua Umum PB Al Washliyah Dr KH Masyhuril Khamis SH, MH serta pengurus dan Ketua PW Al Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara. Hadir juga Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Ketua MUI Sumut Maratua Sumanjuntak, Bupati Serdang Bedagai Dharma Wijaya, Dandim 0204/DS Letkol Czi Yoga Febrianto, SH, MSi, Kapolres Serdang Bedagai, organ bagian Al Washliyah Sumut, Pengurus Daerah Al Washliyah, para guru, siswa Al Washliyah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan perwakilan partai politik.

Dalam sambutannya, Masyhuril Khamis mengajak seluruh warga Al Washliyah membangun jembatan hati. Menurutnya, banyak orang bisa membangun jembatan fisik, namun tidak semua orang yang bisa membangun jembatan hati.

“Jembatan hatimu tidak boleh terputus dengan masjid, jembatan hatimu tidak boleh terputus dengan ulama, jembatan hatimu tidak boleh terputus dengan tanggungjawab dakwah dan rasulullah Muhammad SAW. Untuk itu, tugas kita hari ini adalah meningkatkan kepedulian untuk mempertahankan keberlangsungan risalah nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Masyhuril Khamis juga memaparkan sejarah dan tujuan para pendiri Al Washliyah di antaranya Ismail Banda, Arsyad Thalib Lubis dan Abdurrahman Shihab yaitu untuk menyatukan Indonesia dan ummat Islam, karena politik pecah belah penjajah Belanda.

Sedangkan Al Jam’iyatul Washliyah sebagai nama organisasi merupakan usulan dari Tuan Syaikh Muhammad Yunus yang berarti suatu perkumpulan yang menghubungkan tidak hanya antara manusia dengan Allah dan sesama manusia, tapi juga menghubungkan antara manusia dengan tanggungjawab terhadap kehidupan di sekitarnya.

Berdasarkan perjalanan sejarah, ujar Masyhuril Khamis, Al Washliyah juga menjadi penghubung antara generasi tua dan muda untuk menghubungkan persepsi yang salah menjadi sesuatu yang lurus.

“Oleh karena itulah thema ulang tahun kita hari ini kita pilih yaitu ‘Menjaga Persatuan dan Merawat Moral Bangsa’. Kenapa thema ini yang kita pilih, karena saya ingin seluruh kader Al Washliyah harus bisa membangun jembatan hati,” ujarnya lagi.

Melalui kesempatan itu, Mashuril Khamis jugaa mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumut, Edi Rahmayadi yang telah memberikan perhatian begitu besar kepada Al Washliyah. Ia mendoakan, Edi Rahmayadi tetap diberi amanah oleh Allah SWT untuk menjadi pemimpin di Sumut.

Pun begitu dengan Bupati Serdang Bedagai, H Dharma Wijaya yang telah memberikan tempat dan banyak membantu hingga acara puncak ulang tahun ke-92 Al Washliyah.

Sementara itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menginginkan andil besar warga Al Washliyah untuk mengisi kemerdekaan dengan dakwah dan perbuatab amar ma’ruf nahi munkar.

Sedangkan Ketua PW Al Washliyah Sumut, Dedi Iskandar Batubara mengucapkan terima kasih kepada Bupati Serdangbedagai, H Dharma Wijaya atas kontribusi yang luar biasa atas terselenggaranya acara puncak HUT ke-92 Al Washliyah Sumut.

Menurut Dedi, pada momentum ulang tahun ini ia ingin memaparkan tiga dekade pembahasan yaiti sejarah masalah lalu, masa kini yang sedang dijalani dan masa depan yang akan disongsong.

Bicara sejarah masa lalu, ujar Dedi, tidak perlu banyak pemaparan. Di Serdangbedagai ini saja, lanjut Dedi, 142 sekolah Al Washliyah sumbangan dari para pewakil dan orang-orang yang dengan sukarela menyumbangkan tanah dan hartanya bagi perjuangan Al Jam’iyatul Washliyah, bangsa dan negara.

“Itu jadi bukti bahwa Al Washliyah ikut berjuang untuk mendirikan bangsa dan negara ini. Darah para syuhada-syuhada Al Washliyah mengalir di tanah negeri ini untuk memerdekakan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia H Azmi Yuli Sitorus melaporkan dalam rangkaian HUT ke-92 Al Washliyah Sumut, pihak panitia melaksanakan berbagai kegiatan di antaranya MTQ, pentas seni, ziarah kubur para pendiri dan ulama Al Washliyah, khataman Al Qur’an di seluruh sekolah Al Washliyah dan puncaknya Gebyar Milad ke-92 yang dilaksanakan di Serdangbedagai.

Acara puncak HUT juga dirangkai dengan penyerahan bantuan dari Pemprov Sumut kepada kelompok nelayan, petani dan pelaku UMKM di Sergai serta pembagian trofi dan pemenang berbagai lomba. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *