IOH dan Ernest Hadirkan Web Series Kisah Komedi di Kantor

waktu baca 3 menit
Jumat, 8 Des 2023 09:47 0 31 redaksi2

MEDAN– Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali menghadirkan konten serial atau web series berjudul ‘Kalau Jodoh Takkan Kemana (KJTK)’ Season 2.

Tayangan digarap bersama Ernest Prakasa dan Imajinari production house ini dapat ditonton lewat kanal YouTube Indosat mulai Rabu (6/12/2023).

Serial ini terdiri dari delapan episode dan diracik sutradara muda berbakat, Naya Anindita yang memberikan sentuhan berbeda di Season 2.

Pengalamannya sebagai sutradara di berbagai film panjang dan web series selama sepuluh tahun terakhir, membuat Season 2 mengedepankan kualitas seni visual dan narasi.

Tiap episodenya hadir dengan cerita yang segar dan menghibur dengan alur cerita yang secara sengaja dikemas untuk membuat penonton penasaran.

“Konten serial Kalau Jodoh Takkan Kemana Season 2 kami hadirkan kembali karena tingginya animo penonton. Di season pertama, konten serial ini telah ditonton oleh lebih dari dua juta penonton,” kata Steve Saerang, SVP – Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison dalam keterangan tertulis diterima, Jumat (8/12/2023).

Konten serial ini merupakan bentuk dukungan Indosat Ooredoo Hutchison terhadap industri kreatif Tanah Air khususnya dunia perfilman, serta komitmen untuk menyediakan layanan konten digital kelas dunia bagi seluruh pelanggan.

Kisah yang disajikan dalam konten serial KJKTK Season 2 ini juga menggambarkan nilai-nilai, budaya, dan lingkungan kerja di Indosat yang progresif, inklusif, serta dinamis.

“Harapannya, konten serial ini dapat mempertegas posisi Indosat sebagai salah satu digital trendsetter di industri,” katanya.

Penayangan sitkom web series ‘Kalau Jodoh Takkan Kemana (KJTK)’ Season 2 ini diharapkan dapat merangkul segmen penonton yang lebih luas.

Serial KJTK Season 2 bertujuan sebagai medium omnichannel dari Indosat dalam mempromosikan serangkaian program terbaru ataupun yang sedang berjalan kepada masyarakat luas melalui saluran yang mudah dipahami secara masif.

Menduduki kursi Executive Producer, Manajemen Indosat turut memberikan ide dan masukan dalam penyusunan cerita agar visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan bisa disajikan dalam sebuah karya audio visual yang diapresiasi penonton.

Ernest Prakasa selaku Produser sekaligus pemilik Imajinari Production House yang menaungi dari KJTK Season 1 menyampaikan kegembiraannya dan berterima kasih kepada Indosat Ooredoo Hutchison.

“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungannya hingga kami sampai di produksi KJTK Season 2 ini. Dalam  perayaan ulang tahun Indosat yang ke-56 tahun, kami melakukan inovasi dengan mengubah KJTK dari komedi romantis menjadi sitkom,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, dengan perubahan ini, pihaknya ingin menghadirkan kolaborasi yang unik dan menghibur antara Indosat dan Imajinari. Dia berharap penonton menikmati format baru ini.

Meneruskan keseruan di season pertama, KJTK Season 2 mengisahkan kehidupan percintaan dan tantangan Satha di posisi barunya.

Di balik jabatan serta tugas di kantor yang semakin menyenangkan, ada tanggung jawab bisnis yang membuat Satha sulit untuk mengatur waktu dengan Trio.

Penonton juga diperkenalkan dengan beberapa karakter baru di dunia Satha, seperti pacar Bams bernama Miza yang penyayang sekaligus pencemburu.

Kemudian Rasya sebagai staf Satha yang pendiam karena malu memiliki aksen bahasa yang mencolok, tetapi sering mengoceh ketika dia marah, serta Stevie, anak magang yang sering muncul dengan ide-ide out of box.

Selain menampilkan karakter lama dari Season 1 seperti Trio (Chicco Kurniawan), Satha (Nadine Alexandra), Bams (Ge Pamungkas), Mail (Yono Bakrie), Laras (Leyla Aderina), dan Dre (Lukas Octavianus), beberapa karakter baru akan diperkenalkan di Season 2.

Deretan pemain yang sudah dikenal lainnya seperti Valen Rewah, Boah Sartika, Desy Genoveva, dan Kezia Aletheia akan menambah keseruan.

Jangan lewatkan tawa dan romansa dari KJTK Season 2 di saluran resmi YouTube Indosat Ooredoo Hutchison dan ikuti seluruh akun resmi media sosial Indosat lainnya. (swisma)