Wujudkan Keselamatan Pelayaran melalui Kesehatan Pelaut, PT Prima Husada Cipta Medan Gelar Edukasi Kesehatan Pra-Medical Check Up untuk Siswa Pelayaran

waktu baca 3 menit
Kamis, 6 Okt 2022 13:25 0 30 redaksi2

MEDAN – PT Prima Husada Cipta Medan memberikan edukasi kesehatan terkait pra-medical check up untuk siswa pelayaran pada Kamis (6/10) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Samudra Indonesia, Marelan, Medan, Sumatra Utara. Acara ini dihadiri SVP Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PT Prima Husada Cipta Medan, Devi Windari, Kepala Bagian Penunjang Medik dan Dokter Pemeriksa Kesehatan Pelaut RS Prima Husada Cipta Medan, dr. Syafril Armansyah, MKM., dan Kepala Sekolah SMK Samudra Indonesia, Fahmi, S.T.M.Pd.

Edukasi ini digelar untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai persyaratan kapabilitas fisik dan IMT pada pelaut sesuai dengan Peraturan Menteri No. 40 Tahun 2019 tentang Pemeriksaan Kesehatan Pelaut, Tenaga Penunjang Kesehatan Pelayaran, dan Lingkungan Kerja Pelayaran.

Bekerja di bidang pelayaran tentunya membutuhkan kondisi fisik yang sehat dan sesuai dengan peraturan perundangan. Maka pada acara ini, para siswa SMK Samudra Indonesia mendapat edukasi beberapa kegiatan serta latihan fisik yang dapat diimplementasikan untuk mendapat kondisi kebugaran yang baik. Pada kesempatan edukasi ini, dijelaskan pula berbagai hal yang menjadi acuan atau ukuran kesehatan pelaut agar dikatakan layak berlayar atau bekerja di kapal.

Sebagai anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia Persero (PT Pelindo), PT Prima Husada Cipta Medan pun turut berperan mewujudkan keselamatan pelayaran. Hal ini bergantung pula pada kondisi fisik pelaut, maka perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan khusus sesuai standarisasi pelayaran.

PT Prima Husada Cipta Medan telah memastikan RS Prima Husada Cipta Medan adalah rumah sakit yang dapat menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan tersebut, atau medical check up pelaut bersertifikat Garuda. Didukung oleh tenaga kesehatan seperti dokter dengan kompetensi Pemeriksa Kesehatan Pelaut yang telah ditetapkan Dirjen Perhubungan Laut, pemeriksaan kesehatan di RS Prima Husada Cipta Medan tentu telah sesuai standar kelayakan peraturan.

Kegiatan edukasi ini juga menjadi wujud komitmen PT Prima Husada Cipta Medan untuk memastikan keselamatan pelayaran, seperti yang disampaikan oleh SVP Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PT Prima Husada Cipta Medan, Devi Windari.

“Edukasi ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen kami dalam mewujudkan keselamatan pelayaran melalui pemeriksaan kesehatan pelaut serta memberikan edukasi dini mengenai hal hal apa yang harus dipersiapan dalam mendapatkan kesehatan yang baik,” jelas SVP Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PT Prima Husada Cipta Medan, Devi Windari.

 

 

Calon-calon pelaut perlu memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan ini. Seperti yang dijelaskan oleh Kepala Bagian Penunjang Medik dan Dokter Pemeriksa Kesehatan Pelaut RS Prima Husada Cipta Medan, dr. Syafril Armansyah, MKM., edukasi ini merupakan bentuk sosialisasi kesiapan calon pelaut agar melakukan medical check up.

“Edukasi kesehatan pra-medical check up pelaut ini ditujukan untuk mensosialisasi kesiapan seorang calon pelaut untuk dapat melakukan medical check up sesuai standar Balai Kesehatan Kerja Pelayaran yang berlogo burung garuda, untuk memperoleh hasil fit maksimal sehingga dapat menjadi insan pelaut atau kadet yang cakap secara kesehatan di laut nantinya,” tutur Kepala Bagian Penunjang Medik dan Dokter Pemeriksa Kesehatan Pelaut RS Prima Husada Cipta Medan, dr. Syafril Armansyah, MKM.

Kepala Sekolah SMK Samudra Indonesia, Fahmi, S.T.M.Pd. menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan edukasi ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat yang besar untuk para siswa.

“Dari sisi dunia profesi, anak-anak selama ini hanya sebatas sertifikat, tanpa ada semacam pemahaman-pemahaman. Walau pada perjalanannya, mereka harus mendapatkan sertifikat yang berkaitan dengan kesehatan. Tetapi dengan adanya dokter dan pihak PHC (RS Prima Husada Cipta) memberikan penyuluhan langsung, saya sangat mengapresiasi karena langsung, bisa berdiskusi,” jelas Kepala Sekolah SMK Samudra Indonesia, Fahmi, S.T.M.Pd. (do/red)