Warga Miskin di Kelurahan Kwala Bekala Terabaikan, Belasan Tahun Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah

waktu baca 2 menit
Jumat, 5 Apr 2024 17:21 0 12 redaksi2

MEDAN – Belasan warga Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor yang terdiri dari para janda dan lansia melakukan aksi demo. Mereka meminta Walikota Medan, Bobby Afif Nasution untuk mengevaluasi Lurah dan Kepala Lingkungannya karena dinilai mengabaikan warganya, Selasa (2/4/2024).

Hal ini disampaikan oleh salah seorang warga, Roby Tambunan. Ia menyesalkan pihak Kelurahan dan Kecamatan yang dinilai mengabaikan nasib warganya.

“Kita mewakili warga Kelurahan Kwala Bekala, kita selama ini sudah puluhan tahun tinggal di kelurahan itu. Sekalipun kita tidak pernah mendapatkan apapun yang namanya bantuan. Dalam bentuk apapun kami tidak pernah dapat. Sementara warga kita ini ada yang janda, lansia tidak pernah sama sekali tersentuh bantuan dari pemerintah,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (4/4/2024).

Roby menambahkan bahwa warga tersebut tidak pernah di data oleh pihak Kelurahan dan saat ini kondisi warga tersebut sangat memperihatinkan.

“Kita sudah tahu gimana perekonomian mereka (janda dan pemulung) dan sampai sekarang belum pernah mendapatkan bantuan karena dari pihak kelurahan tidak pernah sama sekali mendata, sementara pekerjaan warga kita ini yaitu ada pemulung, tukang becak, ada yang berladang dan macam2-macamlah,” terangnya.

Lalu Roby berharap Walikota Medan menindaklanjuti laporan warga Kelurahan Kwala Bekala dimana saat ini warga tersebut memerlukan bantuan.

“Harapan kita kepada bapak walikota adalah mohon ditindaklanjutilah aspirasi kita, kita kan juga bagian dari warga Indonesia juga. Kita hanya melihat sebagian warga yang dapat bantuan, orangnya itu aja, tidak ada data pembaharuan. Kasihanlah dengan warga kita lansia janda, sangat-sangat prihatin sekali,” harapnya.

Diplomasi terpisah, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Lurah Kwala Bekala, M Yudha Prastya mengatakan telah berdialog dengan warga di Kantor Camat di hari yang sama (demo).

“Beberapa warga tersebut ternyata sudah ada juga yang pernah dapat bantuan tapi bilangny gak pernah dapat, sangat disayangkannya penyangkalan-penyangkalan seperti itu,” katanya.

Yudha menambahkan, ia dan semua aparatur pemerintahan bekerja keras untuk warga. Ia berharap semua warga bisa mendapatkan bantuan.

“Pak Wali, Pak presiden, kami semua aparatur pemerintah bekerja keras untuk warga, klo bisa semua warga dapat bantuan kami juga pasti senang. Selanjutnya warga-warga yang belum dapat selepas Hari Raya Idul Fitri akan kita data bersama pihak dinsos,” terangnya mengakhiri. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *